Jambi, 27 Juli 2026 — Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan menyelenggarakan kegiatan Peluncuran Buku Panduan Penjiwaan Al-Qur’an dalam Mata Pelajaran Umum dan Peresmian Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di lingkungan Yayasan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri dan diresmikan langsung oleh Gubernur Jambi, Bapak Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Ibu Hj. Hesnidar Haris, S.E.
Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bapak Robby Fathir Nashary, yang mewakili Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi; Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Bapak H. Sugiyono, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Wali Kota Jambi; Direktur Industri Produk Halal Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jambi, Prof. Ir. Nurhayati, M.Sc., Ph.D.; jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi; Kepala Balai POM Provinsi Jambi; Pusat Studi Kajian Halal (PSKH) Universitas Jambi; Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi; pengurus Yayasan, kepala sekolah, majelis guru, komite dan paguyuban wali murid, serta para siswa dan siswi di lingkungan Yayasan.
Turut hadir pula para ibu pengelola kantin di lingkungan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan, yang telah mengikuti proses pembinaan dan pendampingan serta kantin-kantinnya telah mendapatkan label halal sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kuliner yang halal, aman, sehat, dan berkualitas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan yang pada tahun 2026 memasuki usia ke-38 tahun sejak berdiri pada 1988.
MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI AL-QUR’AN DALAM PEMBELAJARAN UMUM
Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan, Dra. Hj. Juniwati T. Masjchun Sofwan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran Buku Panduan Penjiwaan Al-Qur’an dalam Mata Pelajaran Umum, sebuah karya yang menjadi bagian dari upaya Yayasan dalam menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Buku panduan ini disusun selama kurang lebih dua tahun dengan melibatkan tim penyusun yang terdiri dari guru mata pelajaran umum dan guru Pendidikan Agama, di bawah koordinasi Ibu Indri Anastasia, S.S., M.A., M.Ed., selaku Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan, serta pendampingan tenaga ahli Prof. Dr. Supian Ramli, S.Ag., M.Ag.
Penyusunan buku ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menggali dan memahami nilai-nilai Qur’ani yang relevan dengan pembelajaran mata pelajaran umum di jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.
Buku panduan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan dalam mewujudkan visi pendidikan untuk membangun generasi yang taqwa, cerdas, dan terampil. Melalui panduan ini, pembelajaran mata pelajaran umum seperti IPA, Matematika, PJOK, Seni, dan mata pelajaran lainnya diharapkan tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dapat dihayati melalui nilai-nilai universal Al-Qur’an dan tanda-tanda kebesaran Allah SWT di alam semesta.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan menyampaikan bahwa pendidikan sejati harus mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara keimanan dan ilmu pengetahuan.
"Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman yang cenderung memisahkan antara ilmu dunia dan ilmu akhirat, kami meyakini bahwa pendidikan sejati harus melahirkan generasi Ulil Albab, insan yang teguh dalam keimanan sekaligus unggul dalam ilmu pengetahuan."
Buku Panduan Penjiwaan Al-Qur’an dalam Mata Pelajaran Umum ini menjadi salah satu wujud nyata visi Yayasan dalam mewujudkan generasi yang taqwa, cerdas, dan terampil. Buku tersebut telah memperoleh indeksasi QRCBN (QR Code Book Number) dan saat ini sedang dalam proses pengajuan ISBN.
Ketua Umum Yayasan turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh guru mata pelajaran umum dan guru Pendidikan Agama yang telah berkontribusi dalam penyusunan buku tersebut, serta kepada Prof. Dr. Supian Ramli, S.Ag., M.Ag. yang telah mendampingi tim penyusun sebagai tenaga ahli.
ZONA KHAS, WUJUD KOMITMEN MEWUJUDKAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN YANG HALAL, AMAN, DAN SEHAT
Selain peluncuran buku panduan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Peresmian Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di lingkungan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan.
Program ini merupakan bentuk komitmen Yayasan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga memperhatikan aspek konsumsi pangan yang halal, aman, sehat, dan berkualitas bagi seluruh warga sekolah.
Zona KHAS di lingkungan Yayasan dilaksanakan melalui sinergi dan pembinaan bersama Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jambi, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, serta Tim Satgas Halal Provinsi Jambi.
Ketua Umum Yayasan juga menyampaikan apresiasi kepada Ibu Ratu Munawaroh, S.AP., selaku Ketua Bidang Sosial Yayasan, yang telah menginisiasi program tersebut sehingga Zona KHAS dapat diwujudkan di lingkungan Yayasan. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir para ibu pengelola kantin di lingkungan Yayasan yang telah mendapatkan pembinaan dan pendampingan, serta telah memenuhi ketentuan hingga kantin-kantin tersebut memperoleh label halal.
Kehadiran Zona KHAS ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya konsumsi makanan yang halal, aman, sehat, dan berkualitas sejak usia sekolah.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bapak Robby Fathir Nashary, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah Yayasan dalam mengembangkan ekosistem halal melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak hanya berbicara mengenai kehalalan, tetapi juga mencakup aspek keamanan dan kesehatan. Karena itu, keberadaan Zona KHAS menjadi bagian penting dalam membangun budaya konsumsi produk halal, aman, sehat, dan berkualitas sejak usia pendidikan.
Lebih lanjut, Zona KHAS yang berada di lingkungan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan dinilai sebagai Zona KHAS klaster pendidikan yang lengkap dan menjadi yang pertama di Indonesia. Hal tersebut karena ekosistem pendidikan di Yayasan mencakup jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA dalam satu lingkungan pendidikan.
Keberadaan Zona KHAS klaster pendidikan ini diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus model pengembangan ekosistem halal di lingkungan institusi pendidikan lainnya, khususnya di Provinsi Jambi dan Indonesia.
GUBERNUR JAMBI RESMIKAN DUA PROGRAM UNGGULAN YAYASAN
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi dan upaya yang dilakukan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan dalam mengembangkan dunia pendidikan.
Gubernur menilai konsep Penjiwaan Al-Qur’an dalam Mata Pelajaran Umum yang dikembangkan Yayasan merupakan sebuah inovasi yang dapat menjadi keunggulan sekaligus identitas dalam membangun pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan secara akademik, tetapi juga harus membentuk generasi yang memiliki akhlak, ilmu, dan keimanan, sehingga mampu menghadapi tantangan masa depan dan bersaing di tengah perkembangan zaman.
Gubernur Jambi juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran Zona KHAS di lingkungan Yayasan yang dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem halal sekaligus mendukung pemberdayaan UMKM dan perekonomian masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan penyerahan secara simbolis Buku Panduan Penjiwaan Al-Qur’an dari Ketua Umum Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan kepada Gubernur Jambi, Bapak Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.
Selanjutnya, Piagam Penghargaan dan Surat Keputusan Gubernur Jambi tentang Penetapan Zona KHAS di lingkungan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan diserahkan oleh Gubernur Jambi kepada Ketua Umum Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Ketua Umum Yayasan juga menyerahkan tanda mata kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Ibu Hj. Hesnidar Haris, S.E., sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.
DIMERIAHKAN PENAMPILAN SISWA-SISWI YAYASAN
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan berbagai penampilan kreatif dari siswa-siswi di lingkungan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan.
Para siswa turut menampilkan berbagai persembahan, di antaranya: Penampilan Hymne TPA SDS Islam Al Falah 2 oleh Khanza, Alika, dan Alesha; Penampilan Tarian Sang Pisang dari SD Islam Al Falah oleh Alveena, Khayla, dan Ayla; Penampilan Sholawat "Ya Muhammad" oleh Ananda Fajri dan kawan-kawan; Penampilan Hadroh oleh siswa SMA Islam Al Falah; Penampilan lagu "Lihatlah Lebih Dekat" oleh Almira Ainun Mahya; dan Penampilan Nasyid "Maulana Ya Maulana" oleh siswa SMA Islam Al Falah.
Berbagai penampilan tersebut menjadi bagian dari semarak kegiatan sekaligus menunjukkan kreativitas, bakat, dan potensi siswa-siswi yang berada di bawah naungan Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan iman, ilmu, kesehatan, dan keterampilan.
Peluncuran Buku Panduan Penjiwaan Al-Qur’an dalam Mata Pelajaran Umum dan peresmian Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) menjadi langkah nyata Yayasan dalam membangun ekosistem pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus memperhatikan aspek halal, aman, sehat, dan berkualitas.
Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan perjalanan Milad ke-38 Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan (1988–2026) ini diharapkan menjadi momentum untuk terus melangkah dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi.
Dengan hadirnya Buku Panduan Penjiwaan Al-Qur’an dan Zona KHAS, Yayasan Jami Al Falah Haji Masjchun Sofwan terus berikhtiar mewujudkan generasi yang Taqwa, Cerdas, dan Terampil
Bagikan Berita